SABTU, 24 OKTOBER 2026

Sebagai upaya membangun keseimbangan antara kompetensi profesional dan kecerdasan spiritual, para perawat RSUD Jenderal Ahmad Yani Metro menggelar kegiatan Kajian Islam rutin yang bertempat di Masjid Riyadhatun-Nafs lingkungan rumah sakit. Kegiatan yang diikuti dengan penuh khidmat oleh puluhan perawat dari berbagai instalasi ini dirancang sebagai wadah pembinaan mental spiritual guna memperkuat nilai-nilai keimanan dan ketakwaan dalam menjalankan tugas mulia sehari-hari. Di tengah padatnya ritme pelayanan medis yang penuh dinamika dan tekanan, forum keagamaan ini menjadi sarana penting bagi para tenaga keperawatan untuk menyegarkan kembali niat, memperkuat ketahanan mental, serta meneladani nilai-nilai ihsan dalam memberikan asuhan keperawatan yang tulus kepada masyarakat.

Dalam tausiyah dan diskusi yang disampaikan, kegiatan ini menekankan pentingnya mengintegrasikan nilai-nilai Islami ke dalam etos kerja profesional seperti amanah, sabar, empati, dan tanggung jawab saat melayani pasien yang tengah menghadapi ujian sakit. Pembina kajian mengingatkan bahwa profesi keperawatan bukan sekadar rutinitas medis, melainkan bentuk ibadah sosial yang bernilai tinggi di sisi Allah SWT apabila dilandasi dengan keikhlasan dan niat berkhidmat kepada sesama. Melalui penyelenggaraan kajian rutin di Masjid Riyadhatun-Nafs ini, RSUD Jenderal Ahmad Yani Metro berharap seluruh perawat laki-laki tidak hanya unggul dalam kecakapan klinis dan penguasaan teknologi kesehatan, tetapi juga memiliki keteguhan moral dan kepekaan nurani yang tinggi dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang humanis dan bermartabat.