SENIN, 05 OKTOBER 2026

Pelaksanaan apel pagi di halaman RSUD Jenderal Ahmad Yani Metro menjadi sarana krusial untuk meneguhkan kembali kedisiplinan dan profesionalisme seluruh jajaran pelayanan. Bertindak sebagai pembina apel, Wakil Direktur Pelayanan, dr. Wina Maria Madyani, MARS, mengawali amanatnya dengan mengajak seluruh peserta apel meneladani nilai-nilai kedisiplinan, ketangguhan, dan jiwa korsa yang dicontohkan oleh Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam momen Peringatan HUT TNI. Nilai-nilai kedisiplinan prajurit tersebut dinilai sangat relevan untuk diadopsi oleh seluruh civitas hospitalia baik tenaga medis, keperawatan, maupun penunjang—dalam menjalankan tugas harian yang menuntut ketepatan, Kepatuhan Standar Operasional Prosedur (SOP), serta tanggung jawab tinggi demi menghadirkan pelayanan kesehatan yang aman dan bermutu bagi masyarakat.
Secara khusus, dr. Wina Maria Madyani, MARS memberikan arahan tegas terkait pengisian Rekam Medis Elektronik (RME) oleh seluruh profesional pemberi asuhan (PPA). Pembina apel mengingatkan agar proses dokumentasi digital ini dilakukan secara teliti, disiplin, dan tepat waktu guna memastikan prinsip keselamatan pasien benar-benar terwujud, khususnya dalam penentuan benar pasien, benar obat dan benar diagnosa. Akurasi data RME tidak hanya menjadi fondasi utama bagi kesinambungan tata laksana medis pasien, melainkan juga bagian dari transparansi dan akuntabilitas tata kelola pelayanan rumah sakit. Menutup amanatnya, Wadir Pelayanan berharap spirit kedisiplinan HUT TNI serta kepatuhan terhadap standar RME ini dapat senantiasa dijaga dan diimplementasikan secara konsisten, sehingga RSUD Jenderal Ahmad Yani Metro terus mampu menjaga kepercayaan masyarakat melalui layanan yang presisi, profesional, dan berorientasi pada keselamatan pasien.

