SENIN, 12 OKTOBER 2026

Wakil Direktur Perencanaan, Keuangan dan Tata Usaha, Yulia Candra Sari, S.STP., MM bertindak selaku Pembina Apel Pagi menyampaikan beberapa hal antara lain ingatkan budaya efisiensi energi dan sosialisasi transformasi sistem rujukan BPJS RSUD Jend A Yani Metro.

Pelaksanaan apel pagi di halaman RSUD Jenderal Ahmad Yani Metro kembali diisi dengan berbagai penekanan penting terkait efisiensi operasional dan kesiapan adaptasi kebijakan layanan kesehatan nasional. Pembina apel mengawali arahannya dengan mengingatkan seluruh pegawai dan penanggung jawab ruangan untuk senantiasa membudayakan efisiensi di lingkungan kerja, salah satunya melalui kedisiplinan sederhana namun krusial seperti memastikan seluruh perangkat elektronik baik komputer, pendingin ruangan, maupun lampu telah dimatikan sebelum meninggalkan ruangan di penghujung jam kerja. Langkah kecil ini tidak hanya berdampak pada penghematan anggaran utilitas rumah sakit, tetapi juga menjadi bentuk tanggung jawab moral dalam menjaga fasilitas publik serta mencegah potensi risiko korsleting listrik demi keamanan bersama.

Selain urusan kedisiplinan internal, apel pagi juga menjadi sarana penyampaian informasi strategis terkait kebijakan terbaru dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia mengenai perubahan sistem rujukan pelayanan BPJS Kesehatan. Seluruh jajaran medis, staf pendaftaran, dan unit pelayanan terkait diimbau untuk segera memahami, menyesuaikan diri, serta menyosialisasikan alur baru tersebut kepada pasien guna memastikan proses rujukan berjalan lancar tanpa hambatan administratif. Penyesuaian kebijakan ini menuntut kesiapan mental, koordinasi lintas unit yang solid, serta pelayanan yang komunikatif agar masyarakat tetap mendapatkan akses pengobatan yang mudah dan transparan. Melalui penguatan efisiensi harian dan respons cepat terhadap transformasi kebijakan nasional ini, RSUD Jenderal Ahmad Yani Metro terus berkomitmen untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang adaptif, efektif, dan berorientasi pada kepuasan pasien.