Kamis, 16 Juli 2026

Dalam komitmen tiada henti untuk meningkatkan mutu asuhan medis dan menekan angka insiden klinis, RSUD Jenderal Ahmad Yani Metro menyelenggarakan kegiatan In-House Training (IHT) Komunikasi Efektif (KE) dan Sasaran Keselamatan Pasien (SKP). Pelatihan penyegaran kompetensi ini diikuti secara antusias oleh jajaran dokter, perawat, bidan, kefarmasian, hingga tenaga penunjang yang menjadi garda terdepan pelayanan. Manajemen menegaskan bahwa komunikasi yang kurang tepat dan kelengahan terhadap prosedur keselamatan merupakan pemicu utama terjadinya kesalahan medis secara global. Melalui IHT intensif ini, para peserta dibekali ulang dengan teknik komunikasi terstandar seperti metode SBAR (Situation, Background, Assessment, Recommendation) dan TBAK (Tulis, Baca, Konfirmasi kembali), serta pemantapan enam pilar SKP mulai dari ketepatan identifikasi pasien, keamanan obat, hingga mitigasi risiko pasien jatuh demi memberikan perlindungan penuh terhadap jiwa pasien.
Pelaksanaan IHT ini juga menjadi langkah akselerasi strategis bagi RSUD Jenderal Ahmad Yani Metro dalam memantapkan diri menghadapi penilaian akreditasi rumah sakit yang sudah semakin dekat. Manajemen berharap output dari pelatihan yang memadukan teori dan simulasi interaktif ini tidak hanya berhenti pada pemenuhan dokumen administratif semata, melainkan mampu menumbuhkan budaya keselamatan yang melekat erat pada karakter dan refleks kerja harian seluruh staf. Dengan terciptanya sinergi lintas profesi yang solid dan patuh terhadap standar prosedur operasional (SPO), RSUD Jenderal Ahmad Yani Metro mempertegas dedikasinya untuk terus bertransformasi menjadi fasilitas kesehatan modern yang aman, andal, bermutu tinggi, dan senantiasa tepercaya di hati masyarakat.

