SENIN, 20 JULI 2026

Dalam rangka memantapkan langkah menuju penilaian akreditasi rumah sakit, RSUD Jenderal Ahmad Yani Metro menggelar kegiatan Self-Assessment secara intensif yang mencakup Area Manajemen, Keperawatan, Pelayanan Kefarmasian dan Penggunaan Obat (PKPO), serta Medis, yang dirangkaikan secara simultan dengan pelaksanaan Audit Tuberkulosis (TB). Kegiatan evaluasi mandiri ini dihadiri oleh jajaran pimpinan, para ketua Pokja, komite-komite medis dan keperawatan, hingga tim pelaksana klinis di lapangan. Langkah proaktif ini menjadi krusial sebagai cermin objektif untuk memetakan sejauh mana pemenuhan standar pelayanan, kelengkapan dokumen SPO, hingga keselarasan implementasi di area perawatan. Khusus pada sesi Audit TB, tim melakukan penelaahan mendalam terhadap kepatuhan alur penanggulangan TB serta keterpaduan pencatatan dan pelaporan, guna memastikan tata laksana pasien TB di rumah sakit telah berjalan sesuai dengan standar nasional yang berlaku.

Pelaksanaan self-assessment dan audit gabungan ini berlangsung secara interaktif dan konstruktif, di mana setiap area saling memberikan koreksi, masukan, serta solusi atas potensi kendala yang ditemukan. Manajemen menekankan bahwa sinergi lintas disiplin antara manajemen, tim medis, keperawatan, dan kefarmasian merupakan kunci utama dalam membangun ekosistem pelayanan yang aman dan berorientasi pada keselamatan pasien (patient safety). Hasil dari evaluasi menyeluruh ini akan langsung ditindaklanjuti sebagai bahan perbaikan terarah sebelum menghadapi survei akreditasi yang sebenarnya. Melalui komitmen kebersamaan, keterbukaan dalam berbenah, serta konsistensi mutu pelayanan, RSUD Jenderal Ahmad Yani Metro makin optimistis dalam menyongsong predikat paripurna dan senantiasa menjadi fasilitas kesehatan yang andal serta tepercaya bagi masyarakat Kota Metro dan sekitarnya.