
Dalam upaya meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dan keselamatan pasien (patient safety), RSUD Jend. A. Yani menggelar kegiatan In-House Training (IHT) Bantuan Hidup Dasar (BHD). Pelatihan yang berlangsung di Aula Diklat ini wajib diikuti oleh seluruh pegawai, mulai dari tenaga medis, penunjang medis, hingga staf non-medis seperti unit administrasi dan petugas keamanan.
Pelatihan IHT BHD ini dirancang untuk memberikan pemahaman teoritis sekaligus keterampilan praktis dalam menangani kondisi kegawatdaruratan, khususnya situasi henti jantung dan henti napas. Dalam penanganan kondisi kritis, kecepatan dan ketepatan tindakan awal sebelum bantuan medis lanjutan tiba menjadi faktor penentu keselamatan nyawa pasien maupun pengunjung rumah sakit. Materi pelatihan disampaikan langsung oleh tim instruktur terlatih RS Ayani. Para peserta tidak hanya menerima pemaparan teori terkait protokol pembebasan jalan napas dan pemberian napas buatan, tetapi juga melatih keterampilan pijat jantung luar (Resusitasi Jantung Paru/RJP) dengan menggunakan manekin latihan.
Pihak manajemen RS Ayani menegaskan bahwa kompetensi BHD bukan hanya milik dokter atau perawat, melainkan standar kemampuan dasar yang harus dimiliki oleh setiap individu yang bekerja di lingkungan rumah sakit. Melalui pelatihan berkala ini, RS Ayani berkomitmen menciptakan lingkungan pelayanan yang aman, responsif, dan siap siaga menghadapi segala bentuk kondisi darurat demi keselamatan pasien dan masyarakat. Adapun Pelatihan ini dilakukan pada tanggal 21, 22,27 dan 29 Agustus dengan peserta yang terjadwal.

