RABU, 12 AGUSTUS 2026

Sebagai bentuk komitmen berkelanjutan dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan masyarakat dan penanggulangan penyakit menular, RSUD Jenderal Ahmad Yani Metro menyelenggarakan kegiatan Audit Tuberkulosis Resistan Obat (TB RO). Agenda strategis ini dihadiri oleh Tim Ahli Klinis TB RO, dokter spesialis paru, tim medis penanggung jawab, serta perwakilan manajemen dan instalasi farmasi maupun laboratorium. Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan evaluasi komprehensif terhadap tata kelola penanganan pasien TB resistan obat, mulai dari penegakan diagnosis, ketepatan paduan regimen pengobatan, pemantauan efek samping obat, hingga kepatuhan berobat pasien. Pimpinan rumah sakit menegaskan bahwa Audit TB RO merupakan langkah krusial untuk memastikan seluruh proses penanganan berjalan sesuai dengan standar pedoman nasional penanggulangan tuberkulosis.

Melalui forum evaluasi dan audit klinis ini, seluruh tim medis saling berdiskusi untuk memetakan tantangan teknis di lapangan, seperti tantangan konversi dahak, penanganan efek samping terapi yang kompleks, hingga faktor psikososial yang memengaruhi kepatuhan pasien dalam menjalani pengobatan jangka panjang. Langkah-langkah perbaikan serta rekomendasi klinis yang dihasilkan dari audit ini akan segera diimplementasikan guna meningkatkan angka keberhasilan kesembuhan dan meminimalisasi risiko putus obat. Melalui pelaksanaan Audit TB RO secara berkala ini, RSUD Jenderal Ahmad Yani Metro terus berikhtiar memperkokoh peran sebagai fasilitas pelayanan kesehatan rujukan yang tepercaya, aman, dan unggul dalam mendukung program nasional eliminasi TB.