SELASA, 4 AGUSTUS 2026

Sebagai bentuk komitmen dalam menjaga kesinambungan dan keamanan pelayanan kesehatan berbasis digital, RSUD Jenderal Ahmad Yani Metro mengutus tim teknis Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) beserta perwakilan manajemen untuk mengikuti seminar pelatihan manajemen downtime SIMRS. Agenda pelatihan ini dirancang khusus untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kapasitas tata kelola teknologi informasi rumah sakit ketika terjadi kendala teknis, perawatan sistem, maupun pemadaman tak terduga pada aplikasi utama. Pimpinan rumah sakit menegaskan bahwa transformasi digital tidak hanya berfokus pada kecanggihan sistem operasional, tetapi juga harus diimbangi dengan mitigasi risiko yang matang agar alur pelayanan pasien di seluruh unit medis maupun non-medis tetap berjalan lancar tanpa hambatan berarti.
Melalui pelatihan ini, para peserta dibekali strategi komprehensif terkait penyusunan Standard Operating Procedure (SOP) kondisi darurat, alur pemulihan data (data recovery), serta skenario peralihan manual ke sistem elektronik secara cepat dan terstruktur. Manajemen menekankan bahwa pemahaman mendalam mengenai manajemen downtime ini merupakan pilar krusial dalam mempertahankan keselamatan pasien (patient safety) dan ketahanan operasional rumah sakit. Dengan keikutsertaan aktif dalam agenda pelatihan ini, RSUD Jenderal Ahmad Yani Metro optimistis dapat mewujudkan infrastruktur teknologi informasi yang tangguh, aman, dan adaptif demi memberikan pelayanan kesehatan yang tepercaya serta berkesinambungan bagi masyarakat.

