ISNAN ELMASARA, SE., M.M PIMPIN APEL DI HALAMAN KANTOR
KAMIS, 16 JULI 2026

Pelaksanaan apel pagi di halaman RSUD Jenderal Ahmad Yani Metro kembali menegaskan esensi mendasar dari kedisiplinan dan profesionalisme. Dalam arahannya, pembina apel menekankan bahwa kehadiran dalam apel pagi bukan sekadar formalitas pengisian daftar hadir, melainkan sebuah kewajiban moral dan perwujudan tanggung jawab penuh sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Lebih dari itu, apel pagi berfungsi sebagai tolak ukur utama dalam menilai kesiapan mental dan fisik seluruh pegawai sebelum memulai aktivitas pelayanan harian. Dengan berdiri bersama di lapangan, civitas hospitalia diajak untuk menyelaraskan ritme kerja, menyatukan komitmen visi rumah sakit, serta memastikan bahwa seluruh unit kerja telah berada dalam kondisi prima untuk memberikan performa terbaik sejak menit pertama pelayanan dibuka.
Selain menyoroti aspek kedisiplinan makro, pembina apel juga memberikan atensi khusus pada penguatan karakter pelayanan melalui internalisasi budaya 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin) dan 6S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, Santun, Sabar). Manajemen mengingatkan kembali bahwa kebersihan dan kerapian lingkungan kerja melalui prinsip 5R adalah cermin dari tata kelola fasilitas kesehatan yang aman dan bermutu tinggi. Sementara itu, implementasi tatap muka melalui 6S menjadi ruh utama dalam menghadirkan pengalaman pelayanan yang humanis, responsif, dan menenteramkan bagi pasien beserta keluarganya. Melalui konsistensi penegakan disiplin ASN yang berpadu dengan budaya kerja luhur ini, RSUD Jenderal Ahmad Yani Metro berkomitmen untuk terus bertransformasi menjadi institusi kesehatan modern yang tidak hanya andal secara klinis, tetapi juga hangat, tepercaya, dan senantiasa dirindukan oleh masyarakat.
Apel pagi kemudian diakhiri dengan doa bersama untuk kelancaran pelayanan sepanjang hari, lalu ditutup dengan gaungan yel-yel akreditasi yang membakar semangat seluruh civitas hospitalia : “Semangat pagi… Pagi, pagi, pagi. RS A. Yani… Oke. Akreditasi… Tetap paripurna. Paripurna… Yes! Bersama… Kita bisa. Go, go, go!”

