VERIFIKASI AKREDITASI II DI RSUD JEND. A. YANI METRO

            

            VERIFIKASI AKREDITASI II               DI RSUD JEND. A. YANI METRO

Verifikasi Akreditasi II RSUD Jend. A. Yani Metro, Jum’at 23 November 2018

Pelaksanaan Survey Akreditasi oleh Tim Surveyor Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) telah terlaksana, Jum’at (23/11) di Ruang Aula VIP RSUD Jend. A. Yani Metro.

Pelaksanaan Survey Akreditasi Verifikasi II bertujuan untuk memastikan rumah sakit mempertahankan akreditasi Paripurna Bintang 5 dan meningkatkan implementasi mutu layanannya serta  Melakukan verifikasi terhadap rekomendasi yang telah diberikan oleh Komite Akreditasi Rumah Sakit (KARS) melalui para Surveyor yang telah ditunjuk pada saat pelaksanaan survey akreditasi pada tahun 2017 dan seharusnya harus ditindaklanjuti pada tahun 2018.

Pada kesempatan tersebut dilakukan kembali penilaian dari sisi dokumen maupun implementasi lapangan. Ini dilakukan agar rumah sakit senantiasa menjaga mutu pelayanan khususnya terhadap pengunjung dan pasien.

Direktur RSUD Jend. A. Yani Metro berharap semoga dengan adanya Survey Verifikasi Akreditasi ini dapat meningkatkan mutu serta keselamatan pasien di RSUD Jend. A. Yani Metro.

Hadir pada acara tersebut Bapak Walikota Metro diwakili Assisten I, Kepala Dinas Kesehatan Propinsi Lampung, Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro, Dewan Pengawas Rumah Sakit dan Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) drg. Oom Komariah, MARS sebagai surveyor tunggal.

Setelah acara pembukaan acara dilanjutkan dengan paparan tentang perkembangan perencanaan perbaikan strategis yang merupakan tindak lanjut dari rekomendasi pasca penilaian dari hasil Survey Akreditasi tahun lalu.

Telusur dokumen Standar Akreditasi Rumah Sakit

Kegiatan dilanjutkan kemudian dilanjutkan dengan telusur dokumen dari setiap Standar Akreditasi. “Akreditasi rumah sakit merupakan proses dimana suatu lembaga yang independen melakukan asesmen terhadap rumah sakit,” kata Direktur RSUD Jend. A. Yani Metro, drg. Erla Andrianti, MARS.

Standar akreditasi sifatnya berupa suatu persyaratan yang optimal meningkatkan keselamatan dan kualitas asuhan pasien, memastikan bahwa lingkungan pelayanannya aman dan rumah sakit senantiasa berupaya mengurangi resiko bagi para pasien dan staf rumah sakit.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *