PERINGATAN HUT KE-46 RSUD AHMAD YANI DAN PELUNCURAN 10 CLINICAL PATHWAY BARU

KEHADIRAN WALIKOTA METRO, A. PAIRIN DAN WAKIL WALIKOTA METRO DJOHAN DALAM PERINGATAN HUT KE-46 RSUD AHMAD YANI SEKALIGUS PELUNCURAN 10 CLINICAL PATHWAY BARU

 

 

 

Walikota Metro, H. A. PAIRIN, S.Sos dan Direktur RSUD Jend. A. Yani Metro, drg. Erla Andrianti, MARS, Pada Acara Peringatan HUT RSUD Jend. A. Yani Metro, Metro, 2 Oktober 2018 di halaman kantor Rumah Sakit RSUD Jend. A. Yani Metro

 

 

Walikota Metro, Ahmad Pairin meminta RSUD Jend. Ahmad Yani Metro terus meningkatkan kualitas pelayanan. Hal itu disampaikannya bertepatan perayaan HUT ke-46 RSUD Jend. Ahmad Yani Metro sekaligus meresmikan peluncuran 10 Clinical Pathway Baru Tahun 2018, Selasa 2 Oktober 2018 di halaman kantor RSUD Jend. A. Yani Metro.

Walikota Metro Achmad Pairing dan Wakil Walikota Metro Djohan menghadari acara Hari Ulang Tahun Rumah Sakit Achmad Yani Kota Metro yang ke 46 dan sekaligus meresmikan Peluncuran 10 Clinical Pathway yang di adakan di halaman kantor RSUD Jend. A. Yani Kota Metro.

Walikota Metro Achmad Pairin dalam sambutannya mengucapkan apresiasinya terhadap para Dokter dan karyawan yang mendapatkan prestasi atas kinerjanya. Kemudian jagalah kekompakan bersama, berikan pelayanan yang sebaik-baiknya dengan tetap berikan senyuman kepada pasien dan keluarga pasien.

“Tak lupa saya ingatkan kepada karyawan RSUD, untuk dapat memperhatikan mengenai masalah sarana dan prasarananya dengan cara mengevaluasi letak kekurangan. Dengan mengucap bismilahirahmanirahim, saya mengucapkan selamat ulang tahun Dirgahayu ke-46. Saya punya keyakinan RSUD kedepan akan jadi lebih maju lagi,” ujar Pairin.

Selain itu, dalam perayaan yang mengangkat tema “Bekerja Sama Melayani dengan Hati” ini, Walikota Metro

mengatakan bahwa RSUD Jend. A. Yani Metro memang masih ada beberapa hal yang masih kurang dan harus segera di lengkapi, yang pertama adalah dari unsur tenaga (SDM) dan kedua masalah Sarana dan Prasarana, lalu yang ketiga adalah masalah Fasilitas.

“Ada beberapa hal yang harus dilengkapi, yang pertama adalah memonitor dari unsur tenaga termasuk SDM dan lain sebagainya, yang kedua adalah masalah sarana dan prasarana, yang ketiga adalah masalah fasilitas. Dari ketiga komponen itu sudah saya sampaikan semua adalah menyatu. Sehingga apa yang menjadi visi kita harus bisa terwujud di kemudian hari,” Ujar Walikota Metro tersebut.

Saat ini, ada beberapa program yang harus terus digalakan khususnya menyangkut pelayanan terhadap pasien, seperti pelayanan unggulkan yaitu mobil Antar Pasien Pulang Sehat (MAPPS) dan Foodcourd Sehat.

“Masalah mobil antar pulang sehat, kondisi bagus dan berjalan. Tetapi memang kurang, karena baru ada 1 unit dan untuk sekarang yang mampu dilayani mengembalikan atau memulangkan pasien-pasien hanya yang berasal dari Metro saja,” jelasnya.

Selain itu, bagaimana petugas harus selalu tampil ramah dan murah senyum sehingga pasien merasa senang dan cepat sembuh,” terangnya.

RSUD Jend. A. Yani Metro, sebagai rumah sakit milik pemerintah sekaligus rumah sakit rujukan saat ini masih terkendala ketersediaan dokter spesialis dan membutuhkan sarana prasarana penunjang medis seperti kamar tidur pasien serta alat kesehatan.

“Dokter spesialis masih perlu di tambah untuk yang PNS. Kemudian sarana dan prasarana seperti kamar tidur perlu di tambah karena banyak pelayanan baru. Begitu juga dengan penambahan alat kesehatan,” terangnya.

Tahun ini, RSUD A Yani juga menambah 3 unit alat cuci darah. Kemudian, juga menambah 10 clinical pathway, sehingga saat ini RSUD sudah memiliki 15 Clinical. Kami mengharapkan itu akan terus bertambah setiap tahunnya untuk pengendalian mutu dan biaya.

Direktur RSUS Jend. A. Yani Metro sangat mengapresiasi acara tersebut. “Clinical pathway itu adalah tuntutan dari pada seorang dokter beserta timnya dalam menangani pasien berdasarkan diagnosa penyakitnya. Jadi disitu ada tuntunan yang dalam masalah penyakitnya, kemudian obatnya kemudian aturan-aturan keperawatannya bagaimana. Itu adalah tuntunan dokter dalam menangani pasien sebagai kendali mutu dan biaya rumah sakit”. pungkasnya.

Pada acara ini juga diisi dengan pemotongan tumpeng dan sarapan bersama staf dan seluruh karyawan RSUD Jend. A. Yani Metro. Pada acara ini tampak hadir Walikota Metro, Wakil Walikota Metro, Sekda Kota Metro, Assisten I Pemkot Metro, Staff OPD, Kepala dan Karyawan RSUD Jend. A.Yani Kota Metro.

 

Sumber:

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *